AS dan Arab Saudi Serang Irak Tewaskan 20 Orang, Termasuk Warga Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada hari Rabu, pasukan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi melakukan serangan di Irak yang menewaskan sedikitnya 20 milisi, termasuk lima warga Iran, menurut laporan dari aliansi Hashed al-Shaabi. Serangan ini dilakukan sebagai respons atas serangan sebelumnya yang menargetkan pasukan AS dan fasilitas minyak Arab Saudi di wilayah tersebut. Selain korban tewas, 32 orang lainnya mengalami luka-luka.
Aliansi Hashed al-Shaabi, yang juga dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer, mengonfirmasi bahwa penasihat Iran termasuk di antara korban. Pemakaman untuk para korban diselenggarakan di Baghdad dengan peti mati yang dibungkus bendera Iran. Aliansi ini dibentuk pada tahun 2014 untuk melawan kelompok jihadis dan kini merupakan bagian resmi dari angkatan bersenjata Irak, meskipun mencakup brigade kelompok pro-Iran yang sering bertindak sepihak.
Irak, yang merupakan sekutu bagi baik AS maupun Iran, sering kali menjadi medan pertempuran proksi akibat permusuhan antara kedua negara tersebut. Pemerintah Baghdad berusaha menjaga keseimbangan rapuh di tengah konflik berkelanjutan ini.
Bagikan
Berita terkait
Iran Mulai Diserang Dari Dalam: Markas Militer Diserbu-Tentara Tewas
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 06.20
Kantor Polisi di Kolombia Diserang Truk Isi Bom Jelang Pelantikan Presiden Baru
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 00.42
Militer AS Melarang Merekam Dampak Serangan Rudal Iran, Ini Alasannya
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 14.34
Memanas, AS dan Arab Saudi Serang Irak, Asap Mengepul di Nineveh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 11.10