Atasi Karhutla, Kapolda Riau Minta Perusahaan Jadi First Responder
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Pekanbaru (27/8/2027) menegaskan perusahaan dengan areal konsesi di Bumi Lancang Kuning harus menjadi first responder. Penanganan karhutla memerlukan kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Daerah, pengusaha, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan media. Perusahaan wajib memiliki sistem deteksi dini sesuai regulasi seperti Permenhut tentang larangan pembakaran hutan dan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026. PemProv Riau melarang pembakaran lahan secara serampangan. Hasil rapat menunjukkan penurunan hotspot: 79 titik panas, terdiri dari 13 di Siak, 17 di Indragiri Hilir, dan beberapa di Pangkalan Kerinci serta Pelalawan. Kapolda menekankan pentingnya gotong royong dan penegakan hukum tetap terjalan meski angka menurun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.33
Kapolda Riau Ajak Korporasi Bergotong Royong Hadapi Karhutla
Berita terkait
Legislator Gerindra Turun Padamkan Karhutla di Kalsel hingga Dini Hari
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.32
Karhutla Sumsel, Kapolda Pastikan Mitigasi & Pemadaman Terus Dimaksimalkan
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
APHI-GAPKI Dorong Protokol Bersama Pemadaman Karhutla, Pastikan Tim Cepat Capai Titik Api
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 19.44
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla Kalimantan
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 02.01