Australia Selidiki 3 Insiden Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Sydney
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas transportasi Australia sedang menyelidiki tiga insiden pesawat nyaris tabrakan di Bandara Sydney dalam kurun waktu kurang dari dua minggu. Dua insiden terjadi pada hari yang sama, yaitu Minggu 9 Agustus 2026. Insiden pertama melibatkan pesawat Virgin Australia Boeing 737 yang mendapat izin lepas landas, namun pilot melihat pesawat Qantas melintasi landasan di depan mereka sehingga terpaksa menghentikan laju pesawat sekitar satu kilometer dari pesawat lainnya. Pada hari yang sama, pilot Jetstar juga harus melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan dengan pesawat Qatar Airways. Sebelumnya pada 27 Juli, dua pesawat Qantas juga nyaris bertabrakan setelah keduanya mendapat izin lepas landas bersamaan. Kepala Komisioner Biro Keselamatan Transportasi Australia, Angus Mitchell, berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap masalah organisasi atau sistemik yang menjadi penyebab insiden, termasuk meninjau kondisi kepadatan bandara dan pengaturan personel menara pengawas. Mitchell menjelaskan bahwa periode tersebut merupakan masa peningkatan aktivitas signifikan bagi layanan penerbangan, terutama terkait perekrutan, pelatihan, dan sertifikasi operator lalu lintas udara. Perdana Menteri Anthony Albanese turut menyerukan dilakukannya penyelidikan atas ketiga insiden tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Penerbangan, Pengamat Ungkap Bahaya bagi Mesin Pesawat
JawaPos · 6 September 2026 pukul 08.30
Terungkap Penyebab 6 Pesawat Nyaris Tabrakan dalam 1 Bulan di Bandara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.40
Kenapa Ban Pesawat Garuda Bisa Pecah Saat Take Off? Ini Pemicunya
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.59
Gempa Ende NTT: Lion Group Tunda Penerbangan demi Keselamatan Penumpang
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.59