Awas! Paparan Polusi Udara dan Emisi Kendaraan Tingkatkan Risiko Kanker Paru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr. Linda Masniari, spesialis paru dan onkologi toraks, memperingatkan bahwa paparan polusi udara meningkatkan risiko kanker paru terutama pada non-perokok. Kanker paru hampir 85% menyebabkan oleh merokok, sisa 15% akibat faktor lingkungan seperti emisi kendaraan, asap pembakaran kayu bakar, dan dekat TPA. Pekerja di industri tambang, galangan kapal, dan pabrik semen juga berisiko. Kasus kanker paru paling banyak ditemukan pada usia di atas 50 tahun di Indonesia. Dr. Linda menyarankan membatasi aktivitas outdoor dan menghentikan merokok di lingkungan keluarga sebagai langkah pencegahan.
Bagikan
Berita terkait
Waspada, Standar Polusi Indonesia 5 Kali Lebih Longgar dari WHO
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.10
6 Kesepakatan EBT Diteken di IndoEBTKE ConEx 2026, Bioetanol-Hidrogen
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.15
Laut Bercerita Bersaing di Busan International Film Festival 2026
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 11.11
Pertama Kali Punya Kura-kura Aldabra, Koleksi Baru KBS Bobotnya Capai 109 Kg
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 10.35