Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Awas! Paparan Polusi Udara dan Emisi Kendaraan Tingkatkan Risiko Kanker Paru

Dr. Linda Masniari, spesialis paru dan onkologi toraks, memperingatkan bahwa paparan polusi udara meningkatkan risiko kanker paru terutama pada non-perokok. Kanker paru hampir 85% menyebabkan oleh merokok, sisa 15% akibat faktor lingkungan seperti emisi kendaraan, asap pembakaran kayu bakar, dan dekat TPA. Pekerja di industri tambang, galangan kapal, dan pabrik semen juga berisiko. Kasus kanker paru paling banyak ditemukan pada usia di atas 50 tahun di Indonesia. Dr. Linda menyarankan membatasi aktivitas outdoor dan menghentikan merokok di lingkungan keluarga sebagai langkah pencegahan.

Berita terkait