Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan cadangan sumber daya mineral dan batu bara terbesar di dunia, termasuk nikel (42% cadangan global), timah (peringkat pertama), bauksait dan emas (peringkat keempat), tembaga (peringkat kesembilan), dan batu bara (peringkat keenam). Selama bertahun-tahun, nilai ekonomi sektor pertambangan bergantung pada ekspor komoditas mentah, sehingga rentan fluktuasi harga global dan menghasilkan pertumbuhan penerimaan yang terbatas. Cadangan mineral yang tidak terbarui menuntutkan pengelolaan yang bijaksana demi pengembangan ekonomi nasional.
Untuk menghadapi tantangan ini, Indonesia menggencarkan transformasi industri pertambangan menuju penguatan nilai tambah melalui pengolahan dalam negeri, pengembangan industri hilir, dan perluasan kemitraan strategis global. Tujuannya adalah mengubah cadangan sumber daya alam menjadi produk, teknologi, investasi, dan aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih besar bagi negara.
Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) ditunjuk pemerintah untuk memastikan sumber daya alam tidak hanya terbatas pada ekstraksi, tetapi menjadi fondasi industrialisasi dan pemberdayaan ekonomi nasional. MIND ID juga bertugas mengambil alih cadangan mineral dan batu bara strategis yang dimiliki asing guna memaksimalkan manfaatnya bagi bangsa Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 14.25
Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia
Berita terkait
Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.50
Lomba MediaMIND 2026, Jurnalis dan Publik Diajak Angkat Kisah Kedaulatan Indonesia
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.54
Bukan Cuma Kejar Produksi, Antam Berperan Strategis di Sisi Hilir
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.06
MIND ID Setor Dividen Rp12,6 T ke Negara Sepanjang 2025
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.31