Badan Geologi larang beraktivitas 13 km dari puncak Gunung Semeru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi ESDM menerbitkan rekomendasi larangan beraktivitas dalam radius 13 km dari puncak Gunung Semeru setelah erupsi dengan kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak pada Senin pagi. Erupsi tercatat pada pukul 10.00 WIB dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 1 menit 34 detik, kolom abu condong ke arah timur laut. Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat dilarang aktif di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 km dari pusat erupsi, serta tidak beraktivitas 500 meter dari tepi sungai karena potensi awan panas dan aliran lahar hingga 17 km. Zona bahaya radius 5 km dari kawah harus steril dari aktivitas warga dan wisatawan akibat ancaman lontar batu pijar. Potensi awan panas guguran, guguran lava, dan banjir lahar diwaspadai di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.08
2 Bulan di Level Siaga, Status Gunung Anak Krakatau Kini Turun Jadi Waspada
Detik.com · 20 September 2026 pukul 10.47
Gunung Semeru 22 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Warga Diimbau Waspada
Berita terkait
Level III Siaga! Gunung Semeru Erupsi Disertai Suara Gemuruh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.23
Gunung Semeru Meletus Minggu Pagi Usai Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 09.08
Gunung Semeru Kembali Erupsi Disertai Dentuman Rabu Malam
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 06.18
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Disertai Suara Dentuman
Detik.com · 17 September 2026 pukul 00.58