Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Anak dan Cara Melindunginya

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak. Dokter spesialis anak dr. Eriska Ayu Wirindri menjelaskan bahwa paparan asap berulang atau konsentrasi tinggi dapat merusak saluran pernapasan anak, menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, mengi, hingga sesak napas. Partikel halus PM2.5 yang ada dalam asap berbahaya karena ukurannya kecil sehingga dapat menembus hingga ke alveoli paru-paru. Anak-anak lebih rentan karena imunitas yang belum sepenuhnya berkembang dan laju pernapasan yang lebih cepat dibandingkan orang dewasa.

Untuk melindungi anak dari dampak buruk kabut asap, dr. Eriska menyarankan orang tua untuk menjaga kualitas udara di rumah dengan menutup jendela dan pintu, menggunakan AC atau purifier udara, serta membatasi aktivitas di luar rumah. Jika anak mengalami gejala seperti sesak napas, batuk kronis, atau tampilan pucat dan letih, segera lakukan pemeriksaan medis. Penting juga untuk tidak menunggu hingga kondisi memburuk sebelum mencari pertolongan.

Pemerintah juga turang mengantisipasi dampak karhutla. BPJS Kesehatan menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta JKN yang terdampak. Di sisi lain, Polda Riau telah menangani 37 perkara dan menetapkan 40 tersangka terkait kebakaran hutan dan lahan hingga akhir Agustus 2026. Modus kebakaran didominasi pembukaan lahan dengan cara membakar secara sengaja.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait