Bahlil Minta Menteri-Kader Golkar Jangan Antikritik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta para menteri kader partai untuk tidak menganggap kritik dari parlemen sebagai hal negatif. Ia menilai kritik tersebut merupakan ruang penting bagi para menteri untuk menguji dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan program pemerintah. Awalnya, Bahlil meminta seluruh fraksi di DPR, khususnya Fraksi Golkar, untuk mengawasi kementerian yang memiliki realisasi belanja atau program yang masih lambat. Ia mencontohkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpinnya sendiri.
Bahlil menjelaskan bahwa keterlambatan belanja pemerintah berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, ia menekankan fungsi pengawasan terhadap kementerian harus tetap dijalankan secara terbuka. Ia juga mengingatkan agar para menteri tidak mengartikan kritik sebagai tanda bahwa partai tidak memberikan dukungan, melainkan sebagai tantangan untuk membuktikan argumentasi yang baik dalam eksekusi program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.20
Abdul Rahman Farisi Sebut Percepatan Realisasi Anggaran Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.50
Bahlil Ungkap Elektabilitas Golkar Tembus 11 Persen, Target Tambah Kursi di Parlemen
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.28
Bahlil Minta Fraksi Golkar Kritik Menteri yang Lambat
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.25
Bahlil Minta Fraksi Golkar Kawal RAPBN 2027: Kritik Pemerintah Bukan Berarti Tak Mendukung
Berita terkait
Dilantik Jadi Menteri Perindustrian, Sarmuji: Cukup Berat, ya
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.06
Jadi Menko Hilirisasi, Bahlil Sempat Targetkan Megaproyek Rp618 T
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.10
Bukan Cuma Geser Posisi Menteri, Reshuffle Prabowo Disebut Bikin Golkar Kian Tak Tertandingi di Kabinet
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 11.00
Siapa Saja Menteri di Bawah Menko Hilirisasi? Ini Jawaban Bahlil
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.35