Bahlil Pastikan Pasokan BBM-Listrik di NTT Membaik: Masih Belum 100 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM dan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sempat terhambat akibat gempa bumi terus membaik. Banyak daerah yang sebelumnya mati lampu kini perlahan-lahan sudah bisa dilayani kembali. Namun, distribusi belum 100 persen pulih karena gardu induk sudah menyala, tetapi pasokan ke lokasi-lokasi terdampak masih membutuhkan waktu. Dirut Pertamina dan PLN masih berada di lokasi bencana dan bekerja keras untuk memulihkan suplai.
Basarnas merilis data terbaru hingga hari ketiga pukul 23.30 WIB: total 202 korban, 70 orang meninggal dunia, dan 132 orang luka-luka yang terdiri dari 40 luka berat dan 92 luka ringan. Tidak ada lagi orang yang dicari, operasi kini hanya penyisiran. Tim Basarnas fokus membantu pemulihan medis para korban, terutama di wilayah sulit dijangkau seperti Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
BNPB menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan yang mencatat 1.182 korban luka berdasarkan jumlah warga yang dirawat di fasilitas kesehatan. Perbedaan data dengan Basarnas tidak menjadi polemik karena dasar perhitungannya berbeda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.47
Hari Keempat Gempa NTT, 70 Orang Meninggal dan 1.182 Luka-luka
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.27
Update Korban Gempa NTT: 70 Meninggal, 132 Terluka
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.45
Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal dan 132 Luka-luka
Berita terkait
Tak Ada Lagi Laporan Orang Hilang Pascagempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.58
Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, Belum Ada Laporan Hilang
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.02
Kapolri Tinjau Lokasi Terdampak Gempa NTT dan Serahkan Bantuan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.16
Basarnas Evakuasi 7 Korban Luka Berat Gempa NTT dengan Helikopter
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 16.05