Bakom Sebut Proyek Jargas Dongkrak Industri Nasional, Tak Hanya Kurangi Impor LPG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi Mohammad Qodari menyatakan bahwa pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional. Proyek ini tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan impor LPG, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri nasional secara keseluruhan. Pembangunan jargas yang tersebar di berbagai daerah diproyeksikan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja dan permintaan terhadap material serta jasa konstruksi, manufaktur, hingga pengoperasian jaringan gas. Program ini membuka pasar baru bagi industri dalam negeri, khususnya produsen pipa polietilen, pipa baja, meter gas, regulator, valve, fitting, kompor gas, enclosure, serta perusahaan jasa konstruksi dan engineering. Dengan meningkatnya permintaan tersebut, pemerintah berharap industri penunjang gas nasional semakin berkembang dan mampu memperkuat rantai pasok energi domestik. Selain dampak ekonomi, pembangunan jargas juga memberikan manfaat bagi lingkungan karena penggunaan gas bumi menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar lain, sehingga mampu menekan emisi.
Bagikan
Berita terkait
Sarmuji Jabat Menperin, Saleh Husin Titip 4 PR Besar di Sektor Industri
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.45
Danantara Minta Pertagas Perkuat Jargas Nasional, Kurangi Impor LPG
kumparan · 30 September 2026 pukul 18.30
Semen Gresik Dorong Inovasi Material Hijau Untuk Konstruksi Rendah Karbon
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 16.00
Tekan Konsumsi LPG, Pemerintah Bangun 1 Juta Jargas untuk Rumah Tangga
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.45