Bakom Sebut Proyek Jargas Dongkrak Industri Nasional, Tak Hanya Kurangi Impor LPG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi Mohammad Qodari menyatakan bahwa pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional. Proyek ini tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan impor LPG, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri nasional secara keseluruhan. Pembangunan jargas yang tersebar di berbagai daerah diproyeksikan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja dan permintaan terhadap material serta jasa konstruksi, manufaktur, hingga pengoperasian jaringan gas. Program ini membuka pasar baru bagi industri dalam negeri, khususnya produsen pipa polietilen, pipa baja, meter gas, regulator, valve, fitting, kompor gas, enclosure, serta perusahaan jasa konstruksi dan engineering. Dengan meningkatnya permintaan tersebut, pemerintah berharap industri penunjang gas nasional semakin berkembang dan mampu memperkuat rantai pasok energi domestik. Selain dampak ekonomi, pembangunan jargas juga memberikan manfaat bagi lingkungan karena penggunaan gas bumi menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar lain, sehingga mampu menekan emisi.
Bagikan
Berita terkait
Asosiasi Tunggu Detail Mekanisme Insentif Motor Listrik, Hanggoro: Siap Berdiskusi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.25
Jawa Barat Bakal Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik Nasional
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 14.29
Indonesia Dapat Keuntungan Berlapis Bila Memproduksi Sendiri Kendaraan Listrik Nasional
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 22.35
Perusahaan Bikin 1 Juta Motor Listrik Dapat Insentif, Pemerintah Klaim Anggaran Ada
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.17