Bali Darurat Sampah, Sekda Dewa Indra Minta Desa Adat Bergerak Via Awig-awig
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra memimpin gempuran paradigma baru dalam penanganan sampah dengan menggeser pendekatan konvensional 'kumpulkan, angkut, buang' menuju pengelolaan berbasis sumber di tingkat desa. Dalam Dialog Kenegaraan DPD RI bertema 'Tata Kelola Sampah Terpadu Berbasis Ekosistem Masyarakat Daerah' di Denpasar, Jumat 25 September 2025, ia menekankan bahwa lonjakan timbulan sampah akibat pesatnya pariwisata menuntut langkah super prioritas dengan prinsip 1 Pulau, 1 Pola, dan 1 Tata Kelola demi kelestarian Bali. Pengelolaan sampah harus dimulai dari skala rumah tangga untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.42
Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
Berita terkait
Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 16.01
Bukan Cuma Kereta & Tol, Ini Proyek Infrastruktur Baru yang Dibangun di Bali
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 09.35
Kereta Api di Bali Tinggal Menunggu Waktu, Koster Buka-bukaan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 07.44
Koster Kritik Investor, Sentil Praktik Nominee: Jangan Karena Uang Rusak Bali!
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.07