Bali Kejar Target Investasi Rp 47,9 T, Sapu Bersih PMA Bermasalah dan WNA Nakal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov Bali menargetkan investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 47,9 triliun pada 2026 untuk mendukung target nasional dan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Saat ini, realisasi investasi telah mencapai Rp 23,7 triliun atau hampir 50 persen dari target, dengan kontribusi PMA sebesar Rp 14 triliun.
Investasi didominasi oleh investor asal Prancis, Australia, Rusia, Singapura, dan Belanda. Sektor pariwisata tetap menjadi primadona dengan investasi hotel dan restoran mencapai Rp 9 triliun, diikuti sektor perumahan sebesar Rp 7 triliun. Namun, distribusi investasi masih terpusat di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 10.55
Sambut Buku MotoGP Mandalika, InJourney: Sport Tourism Jadi Penggerak Ekonomi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 09.29
Bamsoet dan Menko Polkam Tekankan Keamanan Berusaha untuk Perkuat Ekonomi
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.40
Listrik Andal Topang Daya Saing dan Iklim Investasi Jabar
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 19.14
Danantara Siapkan Porsi 5-10 Persen dalam Demutualisasi Bursa
Berita terkait
Koster Kritik Investor, Sentil Praktik Nominee: Jangan Karena Uang Rusak Bali!
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.07
James Riady: Indonesia Tak Kekurangan Destinasi, tapi Kemampuan Mengubah Potensi Menjadi Devisa
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 20.48
Pengusaha Dorong Pariwisata RI Jadi Mesin Ekonomi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 20.00
James Riady Ungkap Tantangan Pariwisata RI: Bukan Kurang Destinasi, tapi Ini Masalahnya
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 18.00