Bandara Ditutup Efek Erupsi Anak Krakatau, Angkasa Pura Rugi Rp 40 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada September 2026 menyebabkan penutupan total Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan beberapa bandara lain seperti Halim Perdanakusuma, Tanjung Karang, dan Bandung. Penutupan selama dua hari ini berdampak pada lebih dari 200.000 penumpang, termasuk 130.000 penumpang harian di Soetta dengan 1.000 pergerakan pesawat per hari. Kejadian ini menjadi penutupan total pertama dalam sejarah operasional Soetta selama puluhan tahun terakhir.
PT Angkasa Pura (Injourney Airports) mengalami kerugian finansial sekitar Rp40 miliar akibat gangguan tersebut. Untuk menangani situasi, pengelola mengalihkan penumpang ke bandara lain di Pulau Jawa menggunakan bus, menyediakan fasilitas employee lounge bagi jemaah umrah, serta memberikan makanan dan minuman bagi penumpang yang tertahan di terminal melalui prosedur penanganan darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 13.53
Angkasa Pura Ungkap Kerugian Semua Bandara Akibat Erupsi Anak Krakatau Rp 40 M
Berita terkait
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Pulih usai Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.30
FOTO: Bandara Soetta Buka Kembali Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.22
301 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.15
22 Ribu Penumpang Terdampak Ditutupnya Bandara Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 08.34