Bandara Incheon Peringkat Pertama Dunia untuk Penumpang Internasional Semester I
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan berhasil meraih peringkat pertama dunia untuk jumlah penumpang internasional pada semester pertama tahun ini. Dari Januari hingga Juni 2025, Incheon melayani 38,39 juta penumpang, naik 6,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menandai pencapaian pertama kalinya Incheon menjadi bandara teratas sejak pembukaan pada 2001. Menurut data sementara Airports Council International, Incheon unggul dari 1.234 bandara lain di dunia. Bandara Heathrow London berada di posisi kedua dengan 37,79 juta penumpang, diiku oleh Bandara Changi Singapura dengan 34,53 juta penumpang. Pejabat Incheon International Airport Corporation (IIAC) memperkirakan peningkatan ini dipengaruhi oleh pergeseran arus perjalanan yang sebelumnya melewati Dubai dan Eropa ke Incheon, terutama setelah aktivitas transit di beberapa bandara Timur Tengah melemah akibat ketegangan perang AS-Iran. Data IIAC menunjukkan lonjakan signifikan pada penumpang transit, yakni 18,1 persen menjadi 4,24 juta orang. Rute Eropa mencatat pertumbuhan paling tajam dengan kenaikan 63,2 persen hingga 210.000 penumpang. Pencapaian ini juga mencerminkan tren mobilitas pasca-pandemi yang semakin pulih. Pada kuartal kedua 2025, penumpang asing mencapai 44,4 persen dari total penumpang di Bandara Incheon, menunjukkan tingkat internasionalisasi yang tinggi. Sejak 2002, Incheon telah naik dari peringkat ke-10 dengan 20,55 juta penumpang hingga menjadi pemimpin global, melewati peringkat kelima pada 2018 dan ketiga pada 2024.
Bagikan
Berita terkait
Dirut Pertamina Tinjau Lokasi Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 17.03
Lion Group Kirim Logistik Bantu Korban Gempa NTT, Gratiskan Ongkir Bantuan
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 17.03
Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI, Bos Freeport Kenang Korban Longsor
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.00
Bima Arya Sebut Situasi Aceh Landai dan Membaik, Kemendagri Intensifkan Komunikasi
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 17.00