Bandara Soetta Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, 301 Penerbangan Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup sementara pada Minggu (6/9) 2026 setelah indikasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan menyebabkan 301 penerbangan terdampak, terdiri dari 233 penerbangan domestik, 58 internasional, dan 10 kargo. Penerbangan internasional paling terdampak antara Malaysia dan Singapura, sementara antrean di gate 5 domestik mengalami keterlambat. Bandara mengaktifkan Service Recovery Action (SRA) dengan menyediakan makanan, minuman, dan bus transportasi ke hotel. Penutupan diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB berdasarkan NOTAM AirNav Indonesia. Sebaran abu membentuk dua klaster menyelimuti Jakarta hingga Bengkulu sebagai pertimbangan keselamatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 07.45
209 Penerbangan di Soetta Terdampak Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.14
Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang Lagi hingga Pukul 17.30 WIB
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 13.32
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 6 Bandara Perpanjang Penutupan
Detik.com · 6 September 2026 pukul 12.00
Angkasa Pura Ungkap 336 Penerbangan Terdampak 3 Bandara Tutup
Berita terkait
Update Penutupan Bandara Soetta, Kemenhub Catat 209 Penerbangan Terdampak
kumparan · 6 September 2026 pukul 07.52
Halaman Terminal 3 Bandara Soetta Berdebu Dampak Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
3 Bandara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, 459 Penerbangan Terdampak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.14
33 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.14