Bandung Terasa Makin Gerah, BMKG Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Bandung mengeluhkan suhu udara yang terasa lebih panas dan gerah dalam beberapa hari terakhhir. BMKG Bandung menjelaskan fenomena ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara (55-80%) serta munculnya pertumbuhan awan konvektif lokal di Jawa Barat. Suhu minimum di kawasan Bandung dalam dua hari terakhir berkisar 21-22 derajat Celsius, yang kombinasinya dengan kelembapan tinggi membuat indeks rasio panas (heat index) menjadi jauh lebih tinggi dari suhu sebenarya. Kondisi ini menghambat proses penguapan keringat, memicu rasa tidak nyaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.10
Hujan Ringan Sempat Guyur DKI Efek Modifikasi Cuaca? Ini Kata BMKG
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.18
Menhut Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Lebih Tinggi dari 2015
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.28
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 19 Agustus 2026: Potensi Hujan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 08.26
BMKG prakirakan cuaca di sebagian besar RI berawan tebal pada Rabu
Berita terkait
Warga Bandung Mengeluh Gerah, BMKG Beber Penyebabnya
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.49
Cuaca Jawa Timur 19 Agustus 2026, Pagi-Malam Cerah Hingga Berawan dan Berangin
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.03
BMKG : Oktober 2026 Masih Kemarau di Kalimantan Utara
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.29
Cuaca Malang 18 Agustus 2026, Siang Kawasan Berikut Berpotensi Gerimis
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.26