Bandung Terasa Makin Gerah, BMKG Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Bandung mengeluhkan suhu udara yang terasa lebih panas dan gerah dalam beberapa hari terakhhir. BMKG Bandung menjelaskan fenomena ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara (55-80%) serta munculnya pertumbuhan awan konvektif lokal di Jawa Barat. Suhu minimum di kawasan Bandung dalam dua hari terakhir berkisar 21-22 derajat Celsius, yang kombinasinya dengan kelembapan tinggi membuat indeks rasio panas (heat index) menjadi jauh lebih tinggi dari suhu sebenarya. Kondisi ini menghambat proses penguapan keringat, memicu rasa tidak nyaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.25
Kapan Hujan Guyur Kalimantan Usai Kebakaran Hebat? Ini Kata BMKG
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.32
Cuaca Jawa Tengah Hari Ini: Potensi Hujan Ringan di 8 Daerah dan Peringatan Gelombang Tinggi
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.29
Waspada Hujan Lebat Jumat Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.07
BMKG: Hujan di Jakarta Kemarin Bukan karena Modifikasi Cuaca
Berita terkait
Warga Bandung Mengeluh Gerah, BMKG Beber Penyebabnya
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.49
Cuaca Jawa Timur 21 September 2026, Pagi Sampai Malam Cerah Hingga Berangin
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 09.04
Cuaca Jawa Timur 3 Oktober 2026, Pagi Sampai Malam Cerah Hingga Berawan dan Berangin
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 08.03
BMKG prakirakan mayoritas wilayah di Indonesia berawan pada Sabtu
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 07.36