Bangun Green Project Pertanian dan Industri Tapioka di Lampung, ESGIN Teken MoU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT ESGIN Global Partners, DPD HKTI Provinsi Lampung, dan Perhimpunan Pengusaha Tepung Tapioka Indonesia (PPTTI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan ekosistem ekonomi hijau di sektor pertanian dan industri pengolahan singkong di Lampung. Kolaborasi ini bertujuan membangun rantai nilai terintegrasi yang menghubungkan pertanian, industri, investasi, teknologi digital, dan pasar karbon. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan masing-masing organisasi dalam acara Musyawarah Daerah HKTI Lampung.
Fokus awal proyek meliputi dua sektor utama. Di sektor pertanian, ESGIN dan HKTI akan menerapkan teknik pertanian cerdas iklim seperti Climate Smart Agriculture dan Biochar untuk meningkatkan produktivitas lahan, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan membuka peluang pendapatan dari ekonomi karbon. Di sektor industri, ESGIN dan PPTTI akan mengembangkan proyek pengurangan metana di pabrik tepung tapioka dengan teknologi methane capture yang mengubah limbah cair menjadi biogas energi terbarukan. Ini tidak hanya mengurangi emisi metana tetapi juga berpotensi menghasilkan kredit karbon.
Lampung dipilih sebagai lokasi awal karena merupakan produsen singkong terbesar di Indonesia dengan produksi sekitar 7,5 juta ton per tahun dan memiliki ekosistem agroindustri yang kuat, menjadikannya kandidat pilot project nasional untuk ekonomi hijau berbasis pertanian.
Bagikan
Berita terkait
Menteri PPN: Pengembangan singkong di Indonesia miliki prospek besar
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 12.00
Pemprov Jateng Sokong Pangan Nasional, Ini Capaiannya di HUT Ke-81
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.57
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.23