Bangun "Monster Laut" Terbesar, Tetangga RI Beri Pesan Keras ke China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Vietnam sedang membangun fregat antikapal selam yang disebut sebagai kapal perang terbesar dan paling canggih yang pernah diproduksi secara domestik. Kapal ini sedang dibangun di Galangan Kapal Song Thu di Da Nang, dengan sebagian besar sistem persenjataan dan peralatan militer yang akan dikembangkan atau dirakit di dalam negeri. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Hanoi untuk memperkuat industri pertahanan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor alutsista, terutama dari Rusia.
Langkah ini dilakukan di tengah sengketa maritim yang sedang berlangsung dengan China terkait klaim wilayah di Laut China Selatan. Pemerintah Vietnam menyatakan proyek ini mencerminkan kebijakan negara dalam membangun industri pertahanan yang mandiri, swasembada, dan modern. Kolaborasi melibatkan Viettel dan unit riset serta manufaktur pertahanan lainnya bersama Angkatan Laut Vietnam dan Galangan Kapal Song Thu untuk pengembangan hingga pemasangan sistem senjata dan peralatan tempur di kapal tersebut.
Modernisasi militer Vietnam telah berlangsung selama beberapa dekade, termasuk pembelian kapal selam kelas Kilo dan fregat kelas Gepard dari Rusia, sekaligus pengembangan armada kapal patroli dan kapal rudal produksi dalam negeri. Pembangunan fregat ini menandai langkah lebih lanjut untuk memperkuat kemampuan produksi pertahanan nasional dan mendiversifikasi sumber peralatan militernya. Vietnam juga akan menjadi tuan rumah Vietnam International Defence Expo di Hanoi pada Desember mendatang untuk mempromosikan kemampuan industri pertahanan domestik dan memperluas kerja sama dengan pemasok alutsista global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.36
Vietnam Mulai Bangun Fregat Anti-Kapal Selam Domestik
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 09.09
China Bersiap Menyerang, Taiwan Siapkan 'Neraka Drone'
Berita terkait
Taiwan Siapkan 'Neraka Drone' untuk Gagalkan Invasi China
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 21.30
Eks Pejabat Pertahanan Masuk Bui, Terima Suap Rp127 Miliar
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.56
Terima Suap Rp146 Miliar, Eks Pejabat Pertahanan Dipenjara 10 Tahun
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 14.32
AS Susun Strategi Senjata Nuklir Baru untuk Potensi Perang Melawan Rusia dan China
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 06.56