Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Helikopter Chinook Jepang Sudah Jatuhkan 22 Ton Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) telah selesai mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Dalam lebih kurang dua pekan kegiatan, helikopter-helikopter tersebut melakukan 40 operasi udara dan menjatuhkan lebih dari 220 ton air untuk membantu memadamkan api. Operasi ini dimulai pada 16 September 2026 di wilayah Kalimantan Barat, termasuk Pontianak dan Ketapang. Personel dan peralatan berangkat dari Pelabuhan Kure, Prefektur Hiroshima pada 30 Agustus 2026, dan tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat pada 10 September 2026. Dukungan ini resmi diakhiri pada Selasa, 29 September 2026, berdasarkan keputusan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi. Bantuan ini merupakan implementasi dari Defense Cooperation Arrangement (DCA) Indonesia-Jepang, khususnya dalam bidang Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.55
Jepang Akhiri Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.17
Jepang Akhiri Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Anugerahi Personel JSDF Satyalancana Dharma Samudera
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.18
BNPB Ungkap 96,07 Hektare Lahan Masih Terbakar di 6 Provinsi
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.18
Guru di Banjarmasin Meninggal Usai Asma Kambuh di Tengah Asap Karhutla
Berita terkait
Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan, Helikopter Chinook Jepang Sudah Jatuhkan 22 Ton Air
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.30
Heli Chinook Militer Jepang Mulai Padamkan Karhutla di Kalbar
kumparan · 17 September 2026 pukul 14.41
Kapal Jepang Bawa 3 Heli Chinook Tiba di Kalbar, Bantu Penanganan Karhutla
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.37
3 Helikopter Jepang untuk Bantu Padamkan Karhutla Tiba di Kalbar Besok
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.24