Banyak Dampak Positif Jika Biogas Dikembangkan di Berbagai Pelosok Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengembangan biogas di pedesaan Indonesia berpotensi memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial yang luas. Researcher dari Su-re.co, Fabian Peri Wiropranoto, menjelaskan bahwa biogas mengonversi limbah organik menjadi energi bernilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta membuka peluang ekonomi lokal termasuk sektor agrowisata.
Kajian Su-re.co di Bajawa, Sumba, dan Bali menunjukkan masyarakat pedesaan masih bergantung pada kayu bakar untuk memasak. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif berupa beban waktu dan risiko kesehatan. Sebanyak 98% rumah tangga di Sumba, NTT, mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap dari kayu bakar. Padahal, bahan baku biogas berupa limbah pertanian dan peternakan tersedia melimpah di pedesaan.
Pemanfaatan biogas juga dianggap mampu membantu Indonesia mencapai target bauran energi baru terbarukan sebesar 17-21% dari total bauran energi nasional pada 2026.
Bagikan
Berita terkait
23 Ribu Siswa di Jabar Jadi Sasaran Program Bijak Jajan Cinta Bumi 2026
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.13
Wujud Komitmen Jaga Lingkungan, PT Bukit Muria Jaya Dorong Transisi Energi Terbarukan
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.42
Polusi Udara Makin Tak Terhindari, Ini Langkah untuk Melindungi Diri!
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.03
Pemerintah Harus Terbuka soal Dampak Proyek PLTP Gunung Ungaran
JawaPos · 18 September 2026 pukul 23.17