Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Banyak Penipuan Digital Berawal dari Password Lemah, Begini Cara Mengantisipasinya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima 1.379 laporan penipuan keuangan yang terindikasi memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sejak November 2024 hingga akhir Juni 2026. Pelaku penipuan menggunakan teknologi seperti deepfake, kloning suara, dan pemalsuan identitas untuk membuat aksi mereka lebih meyakinkan. Data ini menyoroti perlunya masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital yang semakin canggih.

Sebagai benteng pertahanan pertama, keamanan akun digital menjadi krusial, terutama melalui penggunaan password yang kuat. Password yang efektif sebaiknya terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol, serta menghindari informasi pribadi seperti tanggal lahir atau nama. Pengguna juga disarankan untuk tidak menggunakan password yang sama di berbagai akun dan rutin memperbarui passwordnya.

Beberapa tips untuk meningkatkan keamanan akun digital, termasuk media sosial dan e-commerce seperti Shopee, meliputi membuat password unik yang mudah diingat. Langkah sederhana ini membantu melindungi akun dari akses pihak tidak bertanggung jawab dan mencegah penyalahgunaan data pribadi jika terjadi kebocoran.", "tags": ["keamanan siber", "penipuan digital", "password", "kecerdasan buatan", "tips keamanan"]

Berita terkait