Banyuwangi Jadi Percontohan Program Ketahanan Pesisir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308910/original/030014700_1785209311-ChatGPT_Image_28_Jul_2026__10.24.52.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan Inisiatif Ketahanan Pesisir di Puslatpurmar 7 Lampon, Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai percontohan program ketahanan pesisir. Program ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan warga lokal untuk menjaga ekosistem pesisir.
Inisiatif ini sejalan dengan ekonomi biru KKP, yang mencakup lima pilar utama: perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, budidaya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta laut bebas dari sampah. Program ini dirancang untuk direplikasi di wilayah lain, termasuk pesisir utara dan selatan Jawa Timur, dan menjadi investasi jangka panjang bagi konservasi serta pembangunan berkelanjutan.
Banyuwangi telah mengimplementasikan pengelolaan laut berkelanjutan berbasis masyarakat, yang dibuktikan dengan kunjungan perwakilan negara ASEAN dan Pasifik dalam ASEAN-ID Blue pada pertengahan Juli 2026 untuk mempelajari praktik ekonomi biru. Program ini memiliki enam pilar, meliputi penanaman mangrove, pelestarian hutan pantai, transplantasi terumbu karang, pengembangan ekowisata, peningkatan pendapatan nelayan, dan penguatan mandiri kelembagaan nelayan.
Bagikan
Berita terkait
Bendera Merah Putih Raksasa Terbentang di Perairan Selat Sunda
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.14
Dialog Bareng Bupati, Urusan Petani-Peternak Banyuwangi Langsung Didengar
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Berfungsi Akhir 2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.00
Bupati Banyuwangi Serap Aspirasi Warga Lewat 'Gesah Bareng Ambi Bupati'
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.04