Baru 10 Persen Warga Bali Punya IKD, Buleleng Tertinggi, Gianyar Terendah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Bali terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mendukung penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan dan akuntabel. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Bali I Made Dwi Dewata, capaian aktivasi IKD di seluruh provinsi hingga kini hanya mencapai 10,05 persen, setara dengan 339.145 jiwa dari total 3.374.605 penduduk yang tercatat dalam data rekam dinamis Pusat Data Administrasi Kependudukan (PDAK). Angka partisipasi yang masih rendah ini menunjukkan adanya ruang yang cukup luas untuk percepatan ke depan. Perbedaan tingkat aktivasi IKD antar kabupaten/kota di Bali juga cukup mencolok. Kabupaten Buleleng mencatatkan presentase tertinggi dengan 23,45 persen, diiku oleh Kota Denpasar pada 11,82 persen, dan Kabupaten Badung pada 10,56 persen. Di sisi lain, Gianyar menempati posisi terbawah, diikuti oleh Jembrana (8,96 persen) dan Klungkung (5,20 persen). Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki IKD agar program bantosan dapat sampai kepada warga yang membutuhkan dengan tepat sasaran.
Bagikan
Berita terkait
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Layanan SIM Keliling di Bali Minggu (16/8), Ini Jadwal dan Lokasinya!
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.23
Jadwal Pemadaman Listrik di Bali, Jumat (14/8): Mengwi dan Gianyar Terdampak
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.30
Info SIM Keliling di Bali Minggu (9/8), Cek Jadwal dan Lokasinya!
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 06.19