Basarnas Akhiri Monitoring Insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Basarnas mengakhiri monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari menyisir perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur. Keputusan ini diambil pada hari ketujuh karena tidak ditemukan indikasi kapal maupun korban yang hilang. Monitoring aktif dilakukan setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan. Insiden kebakaran menghasilkan 238 korban, terdiri dari 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia. Korban selamat dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar (110 orang), TB Hasnur (62 orang), KN Permadi (9 orang), Selaras Mas (13 orang), KRI Nala (30 orang), dan KMP Mutiara Ferindo I (8 orang). Lima korban meninggal dunia dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar (2 orang), KRI Nala (2 orang), dan KMP Mutiara Ferindo I (1 orang). Setelah data manifes disinkronkan dengan pihak kesyahbandaran, Basarnas menempatkan personel dalam posisi siaga untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan lainnya. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan data disinkronkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 05.10
Kerangka Manusia Ditemukan di Lokasi Kebakaran Lahan Tanjungpinang
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.11
Kebakaran Mal Nipah Makassar, Pengunjung Pingsan hingga Karyawan Sesak Napas
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 18.43
Warga Dengar 2 Kali Ledakan Saat Gedung Bapenda DKI Terbakar
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 15.21
Kondisi Gedung Bapenda DKI Setelah Kebakaran Padam
Berita terkait
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Flores
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.57
FOTO: Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Satu Korban Dievakuasi
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 08.15
Basarnas Ungkap Evaluasi KMP Mutiara Sentosa 2, 5 Korban Meninggal Diduga Terjatuh
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.42
Detik-detik Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 06.14