Basarnas Optimalkan Operasi SAR Jurnalis Hilang di Selat Sunda Selama 7 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Basarnas memimpin operasi SAR selama tujuh hari untuk mencari delapan orang yang hilang kontak di Selat Sunda, Pandeglang, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Korban terdiri dari lima jurnalis, kapten kapal, ABK, dan seorang pemandu. Operasi ini mengikuti standar internasional IAMSAR dan UU Nomor 29 Tahun 2014.
Untuk mengoptimalkan pencarian, Basarnas mengerahkan 11 kapal utama dari TNI AL, Polairud, dan potensi SAR lainnya, serta melibatkan lebih dari 300 personel. Wilayah penyisiran diperluas hingga mencakup enam sektor laut. Pihak Pewarta Foto Indonesia (PFI) juga meminta tim gabungan menyisir daratan Pulau Sertung dan Pulau Panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 17.20
Helikopter Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Perairan Selat Sunda
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.33
Basarnas Kerahkan Helikopter untuk Cari Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 02.43
Basarnas Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Berikut Identitasnya
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 23.48
Kronologi Operasi SAR Speed Boat Hilang Dekat Krakatau, Hasil: Nihil
Berita terkait
Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.45
Pencarian 5 Jurnalis Lewat Udara tak Membuahkan Hasil
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.17
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.15
Tim SAR Belum Temukan 5 Jurnalis di 3 Pulau Sekitar Anak Krakatau
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.24