Basarnas Sebut Cuaca Hambat Penyelam untuk Lakukan Operasi Bawah Laut Kapal Virgo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan kondisi cuaca belum memungkinkan operasi penyelaman di bawah laut untuk mencari korban kapal Virgo yang tenggelam di Laut Jawa. Operasi hanya dapat dilakukan saat gelombang, arus, dan faktor keselamatan lainnya aman. Basarnas tetap melakukan pencarian di permukaan laut menggunakan teknologi seperti kapal induk dan helikopter. Pada hari ketiga, Basarnas berencana mengerahkan KRI Kanopus yang dilengkapi kemampuan pengamatan bawah laut dengan teknologi ROV dan multibeam echosounder, namun belum dapat dioperasikan karena cuaca buruk. Kemampuan penyelam dan peralatan tersebut dapat mendukung operasi hingga kedalaman lebih dari 150 meter. Jika operasi bawah laut terus terkendala, Basarnas akan melibatkan pihak eksternal untuk membalikkan posisi kapal atau menariknya agar pencarian bisa dilanjutkan. Setelah itu, kasus akan diserahkan ke tim investigasi yang dipimpin oleh Kepala KNKT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 16 September 2026 pukul 07.31
Basarnas Pertimbangkan Balik Bangkai Kapal Virgo Transport 8 untuk Cari Korban
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.21
Area Pencarian Korban KM Virgo 8 Diperluas, KRI Canopus Dikerahkan
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.40
Basarnas Buka Opsi Tenggelamkan Bangkai KM Virgo agar Tak Bergeser
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.30
Bangkai Kapal Virgo 8 Bergeser 2,9 Km dalam Kondisi Terbalik
Berita terkait
Kapal Virgo miring akibat hantaman ombak di lambung kanan
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 22.05
Update Kapal Virgo Hilang di Laut Jawa: 103 Orang Dievakuasi, 1 Orang Tewas
Detik.com · 13 September 2026 pukul 12.13
Hari Ketiga Pencarian Korban Kapal Virgo Basarnas Gunakan KRI Kanopus
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.35
Basarnas Sebut Bangkai Kapal Virgo Ada di Kedalaman Dangkal 30 meter
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.04