Baterai Nusantara: Jalan Mandiri Industri Kendaraan Listrik di Kawasan ASEAN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dan Malaysia meluncurkan kolaborasi industri baterai listrik bernama Baterai Nusantara untuk membangun kemandirian energi di kawasan ASEAN. Inisiatif ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada teknologi luar dengan mengembangkan ekosistem baterai secara regional. Indonesia berperan sebagai pemasok material bahan baterai, khususnya pengembangan katoda, sementara Malaysia menyediakan fasilitas uji coba dan pilot plant untuk pengolahan material tersebut menjadi sel baterai. Kolaborasi ini dianggap strategis mengingat potensi pasar kendaraan listrik yang sangat besar di Asia Tenggara. Produk rintisan dari kerja sama ini sudah diperkenalkan ke publik, menandakan langkah nyata menuju kedaulatan industri dari hulu ke hilir. Upaya ini merupakan bagian dari strategi kedua negara untuk merajut kemandirian teknologi dan industri energi berkelanjutan di kawasan.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina NRE: PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 18.18
Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.56
PLTS Pulau Sembur Siap Dukung Program PLTS 100 GWp
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur di Hadapan Presiden Prabowo Subianto
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.00