Baznas Sebut Gerakan Zakat Pererat Persatuan dan Menyejahterakan Umat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Baznas RI mengadakan Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, pada 1 Agustus 2026, untuk mempererat persatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Ketua Baznas Sodik Mudjahid menekankan zakat bukan hanya kewajiban ibadah ritual, tetapi instrumen kebangsaan yang ampuh untuk mempererat persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, dan menyejahterakan umat secara adil. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong demi kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi perkembangan positif pengelolaan zakat nasional, dengan data tahun 2025 menunjukkan penghimpunan zakat tumbuh 12% menjadi Rp44,6 triliun, memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik. Acara yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, diisi dengan salat Magrib berjamaah, pembacaan selawat, zikir bersama, dan doa untuk keselamatan serta kemajuan Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.17
Simak, Ini Rangkaian Agenda Kenegaraan HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Berita terkait
Empat Lembaga Teken MoU, Ekosistem Zakat dan Koperasi Syariah Diperkuat
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.47
RSB Jepara Diresmikan, Taj Yasin Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Zakat
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 23.10
Baznas Kejar Potensi Zakat Jawa Barat Rp30 Triliun, UPZ Jadi Ujung Tombak
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.01
Dana Pesantren di Jabar Dipotong, Baznas Siapkan Bantuan dari Zakat
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.23