Begini kondisi terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari Pulau Sebesi, Lampung, pada Selasa (8/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas gempa vulkanik yang meningkat selama pantauan 7-8 September 2026. Berdasarkan data PVMBG, Gunung Anak Krakatau mengalami dua kali gempa erupsi, empat kali gempa hembusan, 76 kali gempa frekuensi rendah, 100 kali gempa hybrid/fase banyak, gempa tremor menerus, delapan kali gempa vulkanik dangkal, dan sembilan kali gempa vulkanik dalam. Aktivitas seismik ini menunjukkan kondisi gunung berapi yang masih dinamis dan perlu pengawasan ketat. PVMBG menyatakan bahwa asap yang terlihat dan frekuensi gempa yang tinggi menjadi indikator aktivitas yang tidak stabil. Warga sekitar dan pengunjung diimbau untuk menjaga jarak aman dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 13.46
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Dimanfaatkan, Sebagai Apa?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.19
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Siang Ini, Durasi 17 Detik
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.13
Pengembang Lokal Bikin Situs Gratis untuk Pantau Sebaran Abu Anak Krakatau
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.30
Gunung Anak Krakatau Masih Level III, PVMBG: Potensi Letusan Masih Tinggi
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.42
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi dengan Durasi 10 hingga 15 Detik
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.27
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, tapi Gempa Vulkanik Masih Tinggi
JawaPos · 7 September 2026 pukul 21.15
Tren Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Pakar Universitas Pertamina Ingatkan Erupsi Susulan
JawaPos · 7 September 2026 pukul 19.15