Belajar Bertanya dari Rasulullah di Era AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel menyoroti penurunan skor PISA 2022 Indonesia ( membaca 359, matematika 366, sains 383) dan menuntut sekolah mengubah fokus dari memberikan jawaban cepat menuju melatih berpikir kritis. Dengan AI menyediakan jawaban instan, nilai guru kini terletak pada kemampuan siswa memverifikasi kebenaran, menyusun alasan, dan mengambil keputusan. Metode Rasulullah Muhammad -- bertanya dulu sebelum memberi penjelasan -- digunakan sebagai contoh pembelajaran aktif. Guru perlu menjadi fasilitator yang mengajarkan literasi digital, verifikasi informasi, dan keterampilan abad 21 sekaligus karakter empatik dan bertanggung jawab. Reformasi pendidikan bukan hanya kurikulum atau teknologi, tetapi memperkuat guru dengan dukungan sistem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.20
Nasib Mahasiswa S1 Makin Memprihatinkan, Peneliti Ungkap Faktanya
Berita terkait
Legislator Gerindra Azis Subekti: Indonesia Perlu Bangun Ketahanan Kognitif di Era AI
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.14
Mu’ti Bicara AI: Teknologi Penting, tapi Manusia yang Menentukan
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.19
Next Level Synthesis dan Keberlanjutan Fungsi Pendidikan Tinggi di Era AI
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.00
Hadir di AIIF 2026, DWC Perkenalkan Perangkat AI-Ready Buatan Lokal
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 23.07