Belasan Gajah di Taman Nasional Kenya Mati, Diduga Keracunan Pestisida
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima belas gajah mati dalam sebulan di Taman Nasional Amboseli, Kenya, dekat perbatasan Tanzania. Juru bicara Layanan Margasatwa Kenya, Duncan Juma Wanyama, menyatakan dugaan sementara gajah-gajah itu keracunan pestisida setelah memakan tomat yang terkontaminasi dari pertanian terdekat.
Investigasi menemukan sisa tomat di perut beberapa gajah dari kawanan yang sama. Zat beracun tersebut menyerang paru-paru dan hati hewan. Sembilan gajah betina beserta anak-anaknya serta seekor gajah jantan dewasa menunjukkan gejala kelumpuhan sebagian sehingga tidak dapat berdiri. Lima bangkai lainnya terlalu membusuk untuk ditentukan penyebab kematiannya.
Belum jelas apakah keracunan itu disengaja atau tidak. Petugas satwa liar kini memeriksa apakah petani lain di sekitar area tersebut menggunakan bahan kimia serupa. Amboseli sendiri terkenal secara global sebagai habitat kawanan gajah dengan lanskap savana dan latar Gunung Kilimanjaro.
Bagikan
Berita terkait
Asap Kebakaran Masih Terdeteksi di Kawah Wadon Gunung Gede
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.36
Wisata Gunung Bromo Masih Tutup Meski Kebakaran Telah Padam, Ini Alasannya
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.11
Komite Gabungan dan Pakar Thailand Kawal Progres Pembangunan Way Kambas
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Kemenhut: Anak Gajah Sumatera Yuna Mati Diduga Diserang Virus EEHV
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 14.12