Belum Selesai Antre BBM, Kini Warga Juga Cari LPG Melon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, warga masih mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU, dan kini kehabisan juga LPG 3 kilogram atau gas melon di pasaran. Warga rela membeli gas dengan harga di atas HET—dari Rp18.500 di agen resmi hingga Rp25.000 per tabung di tingkat pengecer—hanya untuk memenuhi kebutuhan memasak. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan meningkatkan penyaluran LPG 3 kg hingga 130% melalui percepatan jadwal dan mekanisme extra dropping, khususnya di Makassar dan sekitarnya seperti Gowa, Takalar, dan Jeneponto. Lonjakan kebutuhan ini dipengaruhi aktivitas pertanian dan persiapan peringatan Maulid Nabi. Pertamina juga menegaskan bahwa delapan sektor usaha tidak boleh menggunakan LPG 3 kg, termasuk usaha batik, restoran, dan peternakan, dan harus beralih ke LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar pasokan lebih optimal bagi masyarakat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 16.32
Urai Antrean, Pertamina Patra Niaga Operasikan 25 SPBU Selama 24 Jam di Makassar
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 16.18
Urai Antrean, Pertamina Patra Operasikan 25 SPBU Selama 24 Jam di Makassar
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 16.00
Urai Antrean, Pertamina Patra Operasikan 25 SPBU Selama 24 Jam di Makasar
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.18
Urai Antrean, 25 SPBU Pertamina di Makasar Beroperasi 24 Jam
Berita terkait
Pertamina Tambah 14 SPBU 24 Jam, 6.023 Nopol Diblokir
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.31
Urai Antrean BBM, 25 SPBU Pertamina di Makassar Buka 24 Jam Nonstop
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 15.13
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar, Percepat Pelayanan BBM bagi Masyarakat
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.40
Antrean BBM di Makassar Memular Sejak Subuh, Pertamina Sebut Panic Buying
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.30