Berbagai Organisasi Buru Warga Turki yang Jadi Tentara Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Urusan Diaspora Israel melaporkan bahwa sejumlah organisasi telah meluncurkan kampanye untuk melacak dan membawa ke pengadilan pidana para tentara Israel yang juga memegang kewarganegaraan Turki. Kampanye ini digerakkan oleh jaringan organisasi termasuk World Organization of Law and Academic Society (WOLAS) dan Freedom Watch Platform, yang mengumpulkan informasi yang tersedia untuk umum mengenai para pemukim serta menuntut para tentara Israel. Freedom Watch Platform menggunakan informasi sumber terbuka (open-source) untuk memantau pengikut dan unggahan di media sosial, khususnya pada halaman-halaman terkait komunitas Yahudi di Turki, guna mengidentifikasi unit militer para tentara tersebut. Jaringan ini juga mencakup organisasi seperti Al-Haq, Turkish Humanitarian Relief Foundation (IHH) yang diklasifikasikan Israel sebagai organisasi teroris, Al Mezan yang berada di bawah sanksi AS, Freedom Flotilla, Mavi Marmara, dan organisasi lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Ancaman Keamanan Terbesar Israel Bukan Iran, tapi Turki
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 14.20
Israel Tuduh Erdogan Seret Turki ke 'Petualangan Berbahaya' di Suriah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.46
Bos Mossad Diam-Diam Hubungi Negara Arab Ini, Tiba-Tiba Bidik Turki
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.05
Halangi Perangan Militer Turki, 3 Motif Israel Bombardir Pangkalan Udara Suriah
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 01.10