Berduka atas Peristiwa Gempa NTT, Waka DPD RI Minta Seluruh Pihak Berkoordinasi dengan Baik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai menyampaikan duka mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT pada 15 Agustus 2025. Gempa menyebabkan 38 korban meninggal dan ribuan pengungsi. Yorrys meminta koordinasi maksimal antara pemerintah pusat, daerah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, dan relawan untuk penanganan cepat. Ia menekankan pentingnya penyediaan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, medis, hingga perlindungan kelompok rentan. Selain itu, Yorrys meminta agar informasi pascagempa disampaikan secara akurat dari sumber resmi untuk mencegah kepanikan. Data korban dan kerusakan perlu ditumpaskan dengan cepat sebagai dasar penentuan kebijakan. Yorrys juga menyatakan perlunya pemulihan infrastruktur pasca-musibah untuk mencegah kehilangan harapan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.43
Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Terluka
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.39
BNPB: Beberapa Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Akibat Gempa 7,7 M di NTT
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Prioritaskan Keselamatan, DPR Minta Pemerintah Jamin Layanan Kesehatan Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.18
Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Akan Terjadi hingga 3-4 Pekan
Berita terkait
BNPB Sebut Korban Meninggal Gempa NTT Tidak Bertambah, Masih Sebegini
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 00.10
Prabowo Ungkap Alasan Tak ke NTT di Awal Gempa: Agar Tak Memecah Konsentrasi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.21
Prabowo Cek Posko Pengungsi Korban Gempa NTT
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.39
Alasan Prabowo Baru Tinjau Lokasi Gempa NTT, Simak
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.27