Beri Wejangan ke Mahasiswa, Ketua DPD RI Bahas Kepemimpinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan pesan kepemimpinan teknokratis berwawasan ecology kepada sekitar 2.000 mahasiswa baru President University di Cikarang, Bekasi. Dalam keterangannya, Sultan menekankan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, keamanan pangan, transisi energi, kecerdasan buatan, dan kejahatan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas batas. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya melihat masalah global, tetapi juga fokus pada solusi lokal dengan konsep 'One Student, One Local Problem'.
Sultan mendorong para mahasiswa untuk memilih satu masalah lokal yang mereka pedulikan, memahami akar masalahnya, dan mencari solusi menggunakan teknologi, bisnis, ilmu pengetahuan, kebijikan, dan kolaborasi. Ia menegaskan pentingnya tidak hanya datang dengan gelar akademik, tetapi juga dengan kemampuan memberikan solusi nyata. 'Jangan hanya bertanya, "What job will I get?" Mulailah bertanya, "What problem can I solve?"' ujarnya.
Sebagai mantan penulis buku 'Green Democracy', Sultan menharapkan para lulusan President University tidak hanya keluar dengan ijazah, tetapi juga sebagai pemimpin muda yang bertanggung jawab. Ia menyampaikan tiga kemampuan dasar yang harus dikuasai: memahami dunia, keberanian untuk menyelesaikan permasalahan, dan komitmen menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan. Sultan meyakini bahwa para mahasiswa ini akan menjadi pemimpin di masa depan, termasuk sebagai Kepala Daerah, Menteri, anggota Parlemen, bahkan Presiden.
Bagikan
Berita terkait
Ketua DPD Beri Gelar 7 Presiden di Sidang Tahunan
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.50
LDKM Unamin di Sorong: Pemimpin Harus Jadi Suri Teladan
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 20.58
Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry: Masih Ngomongin Gender?
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.45
Anggota DPD Arya Wedakarna Tuai Kritik karena Hadiri Acara LGBT di Thailand
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.14