Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Berjibaku Lewat Jalinsum Simaninggir, Warga Minta Pemerintah tak Lepas Tangan

Pengguna Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih kesulitan melintasi ruas jalan yang belum rampung diperbaiki. Kerusakan terjadi sejak 25 November 2025, bersamaan dengan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah kabupaten tersebut. Kondisi badan jalan yang belum maksimal semakin menyulitkan pengendara, terutama saat hujan turun.

Warga seperti Sopian Harahap yang ditemui Selasa (18/8) memilih menghindari jalur Simaninggir dan beralih ke Kecamatan Poriaha yang kerap disebut Rampa, meski jarak tempuh lebih jauh, karena dinilai lebih aman. Rois Tinambunan, warga Sibolga, berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tidak sekadar beralasan bahwa ruas tersebut bukan kewenangan daerah. Ia meminta pemerintah daerah melakukan lobi dan koordinasi kepada pemerintah provinsi maupun pusat agar perbaikan segera mendapat dukungan anggaran. "Jangan hanya lepas tangan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah harus melakukan lobi anggaran demi perbaikan jalan tersebut," katanya.

Warga menilai kondisi Jalinsum Simaninggir bukan hanya soal kenyamanan perjalanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah konkret mendorong percepatan penanganan ruas jalan itu kepada pihak yang memiliki kewenangan.

Berita terkait