Berjibaku Lewat Jalinsum Simaninggir, Warga Minta Pemerintah tak Lepas Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengguna Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih kesulitan melintasi ruas jalan yang belum rampung diperbaiki. Kerusakan terjadi sejak 25 November 2025, bersamaan dengan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah kabupaten tersebut. Kondisi badan jalan yang belum maksimal semakin menyulitkan pengendara, terutama saat hujan turun.
Warga seperti Sopian Harahap yang ditemui Selasa (18/8) memilih menghindari jalur Simaninggir dan beralih ke Kecamatan Poriaha yang kerap disebut Rampa, meski jarak tempuh lebih jauh, karena dinilai lebih aman. Rois Tinambunan, warga Sibolga, berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tidak sekadar beralasan bahwa ruas tersebut bukan kewenangan daerah. Ia meminta pemerintah daerah melakukan lobi dan koordinasi kepada pemerintah provinsi maupun pusat agar perbaikan segera mendapat dukungan anggaran. "Jangan hanya lepas tangan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah harus melakukan lobi anggaran demi perbaikan jalan tersebut," katanya.
Warga menilai kondisi Jalinsum Simaninggir bukan hanya soal kenyamanan perjalanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah konkret mendorong percepatan penanganan ruas jalan itu kepada pihak yang memiliki kewenangan.
Bagikan
Berita terkait
Pelni Akui Banyak Kapal Berusia Tua Masih Digunakan, Kok Bisa?
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 19.00
Tinjau Jalan Teuku Umar, Sachrudin Instruksikan DPUPR Segera Tuntaskan Perbaikan
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.18
Jembatan Pajarakan Diperbaiki, Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka 14 Hari Bebas Tarif
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.40
Peron 4-5 Stasiun Bogor Dibuka Lagi Usai Direnovasi, Kini Berkanopi
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.18