Bersitegang soal Drone, Rusia Tuduh Jerman 'Ingin Perang Lagi'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menuduh Jerman 'ingin perang lagi' setelah insiden penyerbuan drone bermuatan peledak di bandara Leipzig, Jerman pada Senin (7/9/2026). Jerman menyalahkan Rusia dengan menyebut adanya 'agen level rendah' yang melakukan serangan hybrid. Lavrov menyamakan tindakan Jerman dengan kebijakan Nazi sebelum Perang Dunia II. Ketegangan memburuk dengan Berlin menutup pusat kebudayaan Rusia dan menyingkirkan Konsul Jenderal Rusia dari Bonn. Konflik ini terjadi di tengah perang Rusia-Ukraina yang berlangsung lebih dari 4,5 tahun, menjadikan Jerman sebagai sekutu utama Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 10.05
Cara Nyeleneh Ukraina Cari Dana Perang Lawan Rusia: Legalkan Pornografi untuk Beli 30.000 Drone
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 01.10
Rusia Luncurkan Perang Hibrida, NATO: Kita Akan Merespons Tegas
Berita terkait
Ukraina Serang Bisnis Rusia, Gudang Perusahaan Ritel Jadi Target Drone
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 19.12
Tiga Anak Tewas dalam Serangan Drone Ukraina ke Rusia Selatan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 17.00
Rusia Klaim Tembak Jatuh 250 Drone Ukraina dalam 12 Jam
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 07.15
Drone Ukraina Hantam Gudang Ozon di Rusia, 10 Orang Tewas
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 03.00