Bertambah, Korban Tewas Akibat Gempa M 7,1 Jepang Jadi 13 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa berkekuatan M 7,1 mengguncang Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang, menewaskan 13 orang menurut Perdana Menteri Takaichi Sanae. Kerusakan luas tercatat: bangunan runtuh, kebakaran, dan jalan rusak. Data Prefektur Kumamoto pada Rabu pagi menunjukkan 3 meninggal, 5 henti jantung dan pernapasan, serta 31 luka. Badan Manajemen Kebakaran melaporkan 5 tewas (2 di mal, 3 lokasi lain) dan 7 luka parah. Ledakan gas di Mal Aeon Kota Kashima menyebabkan runtuhnya dinding dan langit-langit setelah evakuasi; 8 orang diselamatkan, 5 luka. Polisi menyatakan jumlah terjebak lebih rendah dari estimasi awal 20–30 orang, akses belum aman. Di Pabrik Nippon Paper Industries Yatsushiro, 9 orang dilaporkan hilang. Lebih dari 9.000 warga mengungsi di 506 pusat evakuasi di lima prefektur (termasuk Kumamoto dan Fukuoka). Pemerintah mencatat 7 luka serius dan 29 luka ringan.
Bagikan
Berita terkait
Shinkansen Setop Beroperasi Usai Jepang Diguncang Gempa M 7,1
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.18
KBRI Tokyo Pastikan Seluruh WNI di Jepang Aman Usai Gempa M 7,1
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 09.08
Update Gempa M7,7 NTT: 47 Orang Tewas dan 346 Rumah Rusak
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.18
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16