BGN Perketat Pengawasan, 1.999 SPPG MBG Ditutup karena Belum Daftar SLHS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Penutupan dilakukan setelah penyisiran dan verifikasi oleh BGN bersama Kementerian Kesehatan terhadap puluhan ribu dapur MBG. Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa 1.999 SPPG tersebut tidak mendaftar SLHS di dinas kesehatan setempat, bukan karena tidak memenuhi persyaratan. Dapur-dapur tersebut tersebar di 351 SPPG di Sumatera, 1.417 SPPG di Jawa dan Banten, serta 231 SPPG di wilayah lainnya. Penutupan sementara ditujukan untuk memastikan kualitas makanan, keamanan pangan, dan keselamatan penerima manfaat sebelum dapur kembali beroperasi.
Bagikan
Berita terkait
Legislator PDIP Minta Penyidik PNS Proaktif Telaah Kasus Keracunan MBG
Detik.com · 6 September 2026 pukul 08.58
Sudaryono Pastikan Tak Ada Lagi Pengadaan BGN yang Mengada-Ada
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.28
Agenda DPR Hari Ini, Komisi IX-BGN Bahas Anggaran MBG Rp240 Triliun
VOI · 3 September 2026 pukul 11.15
335 Ribu Penerima, 228 SPPG: Pemkot Bogor Soroti Potensi Kelebihan Dapur MBG
VOI · 2 September 2026 pukul 07.30