Bisnis Perang dengan Rusia, Hujan Duit Buat Diktator Korut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Selama enam tahun sejak April 2020, luas wilayah yang diterangi Pyongyang Korea Utara melebar lebih dari dua kali lipat, menunjukkan peningkatan pasokan listrik. Pemerintah Kim Jong Un berhasil merealisasikan rencana pembangunan 50.000 hunian baru, termasuk dua blok apartemen 40 lantai di Hwasong. Hunian dan infrastruktur lain di Pyongyang kini tampil lebih modern dengan banjir mobil impor, aplikasi pembayaran QR, dan pusat perbelanjaan. Korea Utara membiayai pembangunan domestik melalui pendapatan dari dukungan militer Rusia, yang diperkirakan meraup US$14,4 miliar antara 2022-2025. Selain itu, Korea Utara mengirimkan pasukan dan amunisi ke Rusia untuk mendukung perang di Ukraina, menerima imbalan minyak, gandum, dan peralatan militer dari Moskow.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.40
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 07.57
Drone Ukraina Hancurkan Sistem Rudal S-400 Pelindung Istana Mewah Putin, Pukulan Telak bagi Rusia
Berita terkait
Korut Pakai Cuan Perang Ukraina untuk Senjata dan Pembangunan
Detik.com · 12 September 2026 pukul 12.43
Kim Jong-un Ingin Rakyat Korut Lebih Banyak Bersenang-senang, Ada Siasat Besar di Baliknya
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 10.17
Kim Jong Un Buka Keran Hiburan Korut, Ada "Misi" di Baliknya
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.30
Pasukan Korea Utara Perkuat Kekuatan Rusia di Ukraina
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.09