Bitcoin Sentuh USD80.000, Investor Diingatkan Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bitcoin (BTC) naik dari kisaran USD64.000 pada 17 Agustus hingga menembus USD80.000 pada 25 Agustus 2026, didorong oleh perubahan sentimen pasar global. Kenaikan ini sejalan dengan kebijakan Treasury buyback AS yang menekan yield obligasi dan meningkatkan minat terhadap aset berisiko seperti kripto. Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menyampaikan bahwa momentum ini mencerminkan pemulihan sentimen, namun investor diingatkan untuk tetap mengelola risiko, terutama mereka yang baru kembali berpartisipasi di pasar.
ETF spot Bitcoin di AS kembali mencatat arus dana positif selama 17-25 Agustus 2026. Data SoSoValue menunjukkan total net inflow mencapai sekitar USD2,57 miliar dalam periode tersebut. Bull Score Bitcoin juga melonjak dari 30 hingga 80 dalam seminggu, menandakan tingginya optimisme pasar. Akselerasi harga dimulai pada 19 Agustus, dengan kenaikan lebih dari 20% dalam tiga hari, yang diduga dipengaruhi oleh short squeeze.
Meski kenaikan signifikan, laju yang cepat juga meningkatkan risiko volatilitas. Pasar kripto dikenal sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan moneter dan sentimen eksternal. Oleh karena itu, analis menyarankan investor tetap waspada dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 19.55
Bitcoin Tembus US$80.000, Investor Diingatkan Jangan Asal Kejar Harga
Berita terkait
Pasar Kripto Kompak Menguat, Analis Ungkap Potensi Bitcoin Tembus US$100.000
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 13.34
Investor Masih Wait and See, Bitcoin Bergerak Terbatas di Tengah Ketidakpastian Global
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 20.42
The Fed Tahan Suku Bunga Kelima Kalinya, Bitcoin Cenderung Stabil
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 13.56
Bitcoin Menuju US$2,5 T : Mitos atau Target Realistis dalam 3 Tahun?
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.30