Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores NTT, Proses Peluruhan Diprediksi 3 Minggu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 235 gempa bumi susulan di utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu pukul 14.00 WIB. Gempa susulan tersebar dengan magnitudo antara M2,5 hingga M6,2. Berdasarkan pola seismik, BMKG memperkirakan proses peluruhan alami memakan waktu 2 hingga 3 minggu. Gempa utama diklasifikasikan sebagai gempa dangkal (15 km) akibat aktivitas sesar Flores Back Arc Thrust, dengan pusat lebih dangkal dibandingkan gempa M7,8 tahun 1992 sehingga dampaknya lebih berat. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami dalam 2 menit 16 detik setelah gempa utama M7,7, yang memicu gelombang tsunami terukur di pesisah NTT hingga Sulawesi. Seluruh peringatan dini tsunami diakhiri pukul 07.30 WIB setelah kondisi air laut aman. Tim ahli BMKG melakukan survei mikrozonasi di Ngada dan Nagekeo untuk mendukung rekonstruksi bangunan tahan gempa. Pemerintah juga mengirimkan 27 ton logistik dan 3.500 personel TNI-Polri untuk penanganan pascagempa. BNPB melaporkan 47 korban jiwa dan sekitar 2.000 jiwa terdampak di sejumlah wilayah NTT.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait