BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores NTT, Proses Peluruhan Diprediksi 3 Minggu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 235 gempa bumi susulan di utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu pukul 14.00 WIB. Gempa susulan tersebar dengan magnitudo antara M2,5 hingga M6,2. Berdasarkan pola seismik, BMKG memperkirakan proses peluruhan alami memakan waktu 2 hingga 3 minggu. Gempa utama diklasifikasikan sebagai gempa dangkal (15 km) akibat aktivitas sesar Flores Back Arc Thrust, dengan pusat lebih dangkal dibandingkan gempa M7,8 tahun 1992 sehingga dampaknya lebih berat. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami dalam 2 menit 16 detik setelah gempa utama M7,7, yang memicu gelombang tsunami terukur di pesisah NTT hingga Sulawesi. Seluruh peringatan dini tsunami diakhiri pukul 07.30 WIB setelah kondisi air laut aman. Tim ahli BMKG melakukan survei mikrozonasi di Ngada dan Nagekeo untuk mendukung rekonstruksi bangunan tahan gempa. Pemerintah juga mengirimkan 27 ton logistik dan 3.500 personel TNI-Polri untuk penanganan pascagempa. BNPB melaporkan 47 korban jiwa dan sekitar 2.000 jiwa terdampak di sejumlah wilayah NTT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.48
Usai Gempa 7,7 Magnitudo, BNPB Catat 995 Gempa Susulan Terjadi di NTT: 46 Terasa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Indonesia Diguncang 3 Gempa Dalam Sehari
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
Berita terkait
Gempa magnitudo 6,2 guncang Parigi Moutong
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 23.44
Penjelasan Lengkap BMKG Terkait Gempa M 7 di NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.49
Penjelasan BMKG Penyebab-Jenis Gempa Besar M6,4 Guncang Simalungun
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 18.39
NTT Diguncang Gempa, Warganet: Pray for NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.30