BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan di NTT, Berpotensi Hingga 4 Minggu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 4.258 gempa susulan hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB, pasca-gempa bumi utama M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 15 Agustus lalu. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan 118 gempa terasa langsung dan 31 gempa di atas M5,0. Rangkaian gempa susulan diperkirakan berlangsung 3 hingga 4 minggu, dengan aktivitas tinggi pada awalnya dan belum menunjukkan pola peluruhan signifikan. Aktivitas gempa per 24 jam mencapai 704 hingga 802 kejadian, lalu menurun pada hari ketiga hingga kelima. Gempa signifikan tercatat pada 19 Agustus (M5,6) dan 20 Agustus (M5,8), menyebabkan kerusakan bangunan, jembatan, dan tanah longsor. Gempa susulan tidak menyebar homogen, melainkan membentuk klaster di sekitar zona sumber utama dan sebelah baratnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.30
Gempa M5,7 Kembali Guncang NTT, BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.22
Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 07.44
Gempa Kembali Guncang Flores, Kekuatan M5,8 Tak Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 02.00
BMKG Catat Sebanyak 3.002 Gempa Susulan di NTT
Berita terkait
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan M7,7 Terjadi di Flores
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 09.00
BMKG catat 2.768 gempa susulan M7,7 terjadi di Flores
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 08.34
Sampai Kapan Gempa Susulan Guncang NTT? Ini Prediksi BMKG
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28