BMKG Ingatkan Bogor Rawan Bencana-Ada Tren Peningkatan Kejadian Gempa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG mencatat tren peningkatan aktivitas gempa bumi di Bogor dan sekitarnya. Sepanjang 2025 tercatat 99 kejadian gempa, dengan 10 di antaranya dirasakan masyarakat. Dari 2009 hingga 2025, tren kegempaan di wilayah ini terus meningkat. Bogor berada dekat sesar aktif daratan, sehingga tingkat kerawanan gempa tergolong cukup tinggi.
Sejarah menunjukkan Bogor pernah dilanda gempa merusak, antara lain gempa magnitudo 7,0 pada 1834 yang menghancurkan sebagian Istana Bogor, dan gempa magnitudo 4,8 pada 2012 yang merusak sekitar 560 rumah serta melukai tiga warga. BMKG kini memasang 29 peralatan geofisika utama dan 56 peralatan meteorologi-klimatologi untuk pemantauan di wilayah tersebut.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BMKG menyelenggarakan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG). Hingga 2026, SLG telah digelar empat kali di berbagai lokasi di Kabupaten Bogor, Cibinong, Parung, dan Kota Bekasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, mengajarkan prosedur penyelamatan diri, serta membangun budaya siaga bencana di kalangan masyarakat dan sekolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 06.40
Gempa M5,5 Guncang Seram Bagian Timur Maluku
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 23.09
BMKG: Gempa magnitudo 5,2 guncang Kepulauan Sangihe Rabu malam
ANTARA News · 28 Juli 2026 pukul 19.41
BMKG: Tidak ada potensi tsunami di RI akibat gempa Kumamoto
Berita terkait
BMKG: Gempa Dangkal M 3,5 di Bogor Dipicu Sesar Aktif
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.23
Penjelasan BMKG Soal Gempa Dangkal 3,4 Magnitudo yang Mengguncang Bogor, Lengkap!
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.00
Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Bogor, Dirasakan di Sukabumi hingga Cianjur
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 05.52
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26