Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Ingatkan Bogor Rawan Bencana-Ada Tren Peningkatan Kejadian Gempa

BMKG mencatat tren peningkatan aktivitas gempa bumi di Bogor dan sekitarnya. Sepanjang 2025 tercatat 99 kejadian gempa, dengan 10 di antaranya dirasakan masyarakat. Dari 2009 hingga 2025, tren kegempaan di wilayah ini terus meningkat. Bogor berada dekat sesar aktif daratan, sehingga tingkat kerawanan gempa tergolong cukup tinggi.

Sejarah menunjukkan Bogor pernah dilanda gempa merusak, antara lain gempa magnitudo 7,0 pada 1834 yang menghancurkan sebagian Istana Bogor, dan gempa magnitudo 4,8 pada 2012 yang merusak sekitar 560 rumah serta melukai tiga warga. BMKG kini memasang 29 peralatan geofisika utama dan 56 peralatan meteorologi-klimatologi untuk pemantauan di wilayah tersebut.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BMKG menyelenggarakan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG). Hingga 2026, SLG telah digelar empat kali di berbagai lokasi di Kabupaten Bogor, Cibinong, Parung, dan Kota Bekasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, mengajarkan prosedur penyelamatan diri, serta membangun budaya siaga bencana di kalangan masyarakat dan sekolah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait