BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa NTT M7 Dinyatakan Berakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan 7,7 SR di Flores, Nusa Tenggara Timur telah berakhir pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa terjadi pukul 04.58.24 WIB dengan pusat gempa 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, dan kedalaman 15 km. Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami dan menetapkan wilayah dalam status Siaga dan Waspada. Tsunami terdeteksi di beberapa lokasi, dengan ketinggian tertinggi mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende. Ketinggian tsunami juga tercatat di Sikka (0,19 meter), Labuan Bajo (0,36 meter), Dompu (0,17 meter), dan Bulukumba (0,54 meter). Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, BMKG menyatakan kemungkinan gempa susulan masih dapat terjadi. Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi terkait kondisi pascagempa. Di Labuan Bajo, beberapa bangunan dan fasilitas publik mengalami kerusakan, termasuk Hotel Jayakarta yang rusak pada lobi, tembok, meja, dan kursi. Fasilitas seperti gereja, rumah sakit, dan sekolah juga mengalami kerusakan ringan.
Bagikan
Berita terkait
Wamensos Peringati HUT RI di Lokasi Bencana, Pastikan Negara Ada untuk Warga NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.00
Rumah yang Tidak Berlari, tetapi Tetap Bertumbuh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.00
Daftar Cheat Bully PS2 Asli Lengkap dan Cara Mengaktifkannya
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.00
SBY Sampaikan Pesan HUT 81 RI dari AS, Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.57