BMKG Ungkap Penyebab Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Cilacap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340275/original/003196000_1788499061-Screenshot_2026-09-04_121536.jpg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,3 yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (4/9/2026) pukul 12.05 WIB disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia. Gempa jenis menengah ini memiliki kedalaman 69 kilometer dan episenter berada di koordinat 8,27° LS dan 109,02° BT, tepatnya di laut sekitar 59 kilometer selatan Kota Cilacap. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa ini ditandai dengan pergerakan turun (Normal Fault) dan tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi tersebut dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang bervariasi. Di Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, dan Kulonprogo, getaran terasa dengan intensitas III MMI. Di Pangandaran, getaran terasa pada skala II-III MMI, sementara di Pacitan, Sleman, dan Wonogiri, intensitasnya mencapai II MMI. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 12.40.02 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock).
BMKG menyatakan akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan memberikan pembaruan informasi kepada stakeholder dan masyarakat. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi, dan menghindari bangunan yang rusak akibat gempa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 14.38
BMKG: Gempa M5,3 selatan Cilacap dipicu aktivitas subduksi
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 14.05
Getaran Gempa Magnitudo 5,4 di Cilacap Dirasakan di Pacitan hingga Wonogiri
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 09.18
Gempa Hari Ini M6,2 Mengguncang Kepulauan Sandwich
Berita terkait
Gempa M 5,2 Guncang Flores, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.40
Gempa M5,8 Guncang Pandeglang Banten, Tak Potensi Tsunami
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 05.37
Gempa Kembali Guncang Flores, Kekuatan M5,8 Tak Berpotensi Tsunami
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 07.44
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.50