Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Ungkap Wilayah Paling Berpotensi Alami Kekeringan saat Puncak Kemarau

BMKG memprediksi puncak musim kemarau tahun 2026 terjadi pada Agustus hingga September, dengan wilayah paling berpotensi mengalami kekeringan meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan. Curah hujan di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan masih berada di bawah normal hingga awal Oktober.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menjelaskan kondisi ini dipengaruhi fenomena El Niño yang masih berlangsung hingga awal 2027, meski dampaknya mulai melemah pada pertengahan Oktober. Awal musim hujan diperkirakan masuk pada Oktober di wilayah barat Indonesia dan meluas pada November. BMKG mengingatkan beberapa dampak yang perlu diantisipasi, antara lain penurunan produksi pangan di sektor pertanian, peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di Kalimantan dan Riau, serta potensi krisis air bersih di wilayah berpenduduk padat.

Sebaliknya, wilayah seperti Sumatera Utara, Aceh, dan pesisir Riau memiliki risiko kekeringan relatif lebih rendah karena diprediksi lebih cepat menerima hujan. BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat melakukan mitigasi sejak dini untuk mengurangi dampak kemarau.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait