BNPB Ingatkan Masyarakat Pesisir Waspadai Hoaks Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341056/original/097804500_1788577080-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_09.56.22.jpeg)
BNPB mengingatkan warga pesisir Banten dan Lampung agar tetap tenang dan mewaspadai hoaks terkait potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta hanya mengikuti arahan resmi dari BPBD dan instansi pemerintah terkait untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak terverifikasi.
Kewaspadaan ini meningkat setelah beredar video prediksi gempa Magnitudo 7 hingga 9 dari Frankie MacDonald. Menanggapi hal tersebut, BMKG menegaskan bahwa belum ada teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu dan lokasi gempa secara presisi. BMKG menjelaskan bahwa Indonesia memang rawan aktivitas seismik, namun ramalan yang beredar hanyalah kebetulan statistik.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya informasi media sosial dan lebih fokus pada langkah mitigasi. Upaya pengurangan risiko yang disarankan meliputi pemahaman cara menyelamatkan diri, prosedur evakuasi, serta penguatan struktur bangunan dan rambu evakuasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.52
BMKG Buka Suara soal Wacana Digabung dengan Badan Geologi
JawaPos · 8 September 2026 pukul 17.46
Puan Minta Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG Dikaji Dulu
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.25
Prabowo Ingin Gabungkan Badan Geologi, BMKG: Siap Laksanakan Arahan Presiden
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.49
DPR Tegur BMKG: Informasi Bencana Jangan Cuma Prakiraan, Harus Ada Lokasi dan Langkah Antisipasi
Berita terkait
Prabowo Terima Laporan, Banyak Warga NTT Ngungsi Takut Gempa Susulan
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.15
Gempa M6,1 di Nias, BMKG : Akibat Subduksi Lempeng, Dipastikan tak Berpotensi Tsunami
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.03
Sudah 1.624 Gempa Susulan Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.53
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26