BNPB Minta Malaysia-Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Malaysia dan Singapura agar tidak saling menyalahkan terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Sumatra dan Kalimantan. Plt Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Berton Pandjaitan, menjelaskan bahwa karhutla tidak mengenal batas administrasi atau batas negara, sehingga penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif tanpa memperdebatkan sumber asap secara sembarangan. Pemerintah Indonesia menegaskan telah mengerahkan sumber daya besar untuk mengendalikan karhutla melalui pemadaman darat dan udara, water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran. Untuk operasional, BNPB telah mengerahkan 52 pesawat di enam provinsi prioritas, dengan 30 pesawat di Kalimantan dan 22 pesawat di Sumatra, termasuk penambahan 17 pesawat water bombing serta 1.500 personel tambahan di Kalimantan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 08.53
Asap Karhutla Meluas di Malaysia-Singapura, BNPB Minta Negara Jiran Bersama Atasi Asap
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 06.55
Media Malaysia Sorot Upaya Pemerintah RI Tangani Kabut Asap Imbas Karhutla Kalimantan
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 22.30
BNPB Ungkap Upaya Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla di Kalimantan-Sumatera
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 22.00
BNPB Minta Negara Tetangga Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla
Berita terkait
DPR: Malaysia-Singapura Buka Sawit di RI, Harusnya Ikut Cegah Karhutla
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.34
DPR Desak Malaysia dan Singapura Ikut Cegah Karhutla, Jangan Bisanya Cuma Protes
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 00.03
Istana Bantah Isu Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla RI
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 06.27
Kendalikan Karhutla Kalimantan, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Tambah Armada Pemadaman
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 21.00