Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan darurat gempa NTT

BNPB mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan untuk penanganan darurat gempa bumi di NTT melalui jalur udara dan laut. Koordinasi dilakukan oleh Deputi Logistik BNPB Andi Eviana dan Brigjen TNI Herry Setiono dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Posko TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (17/8), untuk memastikan logistik dan transportasi udara tersalurkan cepat ke wilayah terdampak.

Operasi pengiriman via Pos Pendukung Logistik Nasional (PPN) Halim berlangsung sejak Sabtu (15/8). Pada Senin, tiga penerbangan Hercules mengangkut total 40.567 kilogram logistik: penerbangan pertama (A-1328) ke Labuan Bajo membawa 13.504 kg (sembako 3.019 kg dari Setmilpres dan 2 tenda rumah sakit lapangan 10.485 kg dari Puskris); penerbangan kedua (A-1344) ke Maumere membawa 13.563 kg (sembako 13.500 kg dari Setmilpres, 200 kaos 48 kg dari BNPB, obat 15 kg dari Kemhan); penerbangan ketiga (A-1339) ke Labuan Bajo membawa 13.500 kg (sembako 13.100 kg dari Setmilpres, kornet 400 kg dari Rumah Zakat).

Selama 15–17 Agustus 2026, BNPB mencatat 7 sortie penerbangan dengan total 101.494 kg logistik dikirim ke NTT, didukung 2 pesawat A-400M Atlas, 4 C-130 Hercules, dan armada KRI untuk jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Laurentius (Maumere), Soekarno-Hatta (Ende), dan Reo (Manggarai). Hingga Senin sore, 68 korban jiwa telah teridentifikasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait